Saat berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta, banyak wisatawan tertuju pada tempat wisata di tengah kota maupun berkunjung ke selatan pulau demi melihat deretan pantai-pantai indah disana. Yogyakarta sangat erat kaitannya dengan budaya kerajaan yang kental, tidak heran di kota ini, wisata budaya pun menjadi sasaran para wisatawan. Candi-candi peninggalan nenek moyang, serta kraton yang merupakan sentralnya kerajaan Mataram pun sangat menarik untuk dikunjungi.
Mungkin anda sempat berfikir, kira-kira tempat mana lagi yang pas untuk mengisi waktu luang ya?! setidaknya saat liburan akhir pekan, atau liburan panjang bersama keluarga. Di utara Yogyakarta, tepatnya di lereng gunung Merapi, di daerah Kaliurang, terdapat museum yang sayang untuk dilewatkan saat anda berkunjung ke Yogyakarta. Ulen Sentalu namanya.
Ulen Sentalu adalah museum yang berisi tentang cerita kebudayaan jawa khususnya Yogyakarta dan kerajaan Mataram. Saat anda berada didalamnya, suguhan menarik dan informasi yang mungkin belum anda tahu sebelumnya tentang kerajaan Mataram dan lika-likunya, dapat anda temukan pada museum ini.
Dari informasi mengapa kerajaan Mataram terpisah hingga memunculkan kraton Solo dan kraton Yogyakarta tersaji lengkap disana, tradisi keluarga kerajaan Mataram dari dulu kala, siapa saja orang-orang kerajaan hingga keturunannya kini, ritual-ritual kerajaan Mataram yang sampai saat ini di era modern ini masih tetap dipertahankan, cara membuat batik dan perbedaan mendasar antara batik Solo dan batik Yogyakarta. Bahkan fakta unik bahwa apabila ada seorang putra keturunan kerajaan Solo menikah dengan putri dari Yogyakarta, mereka pasti dianugerahi anak tunggal dan pasti wanita. Penasaran dengan cerita ini? maka saya sarankan berkunjunglah ke Ulen Sentalu.
Akses menuju ke museum Ulen Sentalu ini pun tidaklah rumit. Dari kota Yogyakarta, segeralah menuju ke jalan Kaliurang, dan laju kendaraan anda menuju ke sana. Setalah sampai di daerah Kaliurang, anda bisa tanya ke orang-orang disana, dimana letak museum ini berada. Tentu saja, anda pasti akan diarahkan atau bahkan mungkin diantar oleh orang yang anda tanyai. Tempatnya tidak persis di pinggir jalan utama. Anda harus masih memasuki sebuah jalan setapak kecil dan ataupun jalan aspal kecil untuk mencapai depan museum. Jalan Setapak yang bisa dilalui hanya cocok untuk dilalui kendaraan roda dua, dan jalannya hanya beralaskan rumput dan krikil saja, yang bisa mengakibatkan anda terperosok bila tidak berhati-hati. Jalan ini adalah jalan alternatif apabila jalan utama menuju ke museum penuh karena mobil maupun bus yang mengangkut wisatawan terparkir sesak disana.
Ulen Sentalu sendiri merupakan singkatan dari bahasa Jawa, yaitu "
ULating bl
ENcong
SEjati
Ne
TAtaraning
LUmaku" yang artinya adalah "Nyala lampu blencong merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan". Museum yang awalnya milik pribadi keluarga Haryono ini, kemudian dikelola profesional oleh organisasi bernama Ulating Blencong Foundation. Anda penasaran?! mari saya ulas cerita #weekendventure saat saya menjelajahi museum ini.
Pertama, anda diharuskan untuk membeli tiket seharga Rp25.000 per orang. Petugas di pintu depan akan memberikan tiket dan mengatur perjalanan anda serta rombongan anda. Rombongan disini maksudnya adalah orang lain yang membeli tiket bersamaan waktunya dengan anda. Terdapat batasan minimum untuk satu rombongan. Untuk masing-masing rombongan akan dipandu oleh satu petugas yang akan membawa anda kedalam eksotisme budaya kerajaan Mataram dari dulu hingga kini.

Kedua, saat anda sudah berada didalam, anda diharapkan untuk tidak mengambil gambar di dalam museum. Larangan keras ini akan selalu diingatkan oleh pemandu anda saat berada dalam perjalanan menjelajahi museum. Hanya ada beberapa spot yang diperbolehkan untuk para wisatawan mengambil gambar.
Ketiga, anda akan disuguhi minuman gratis. Saya lupa nama minuman tersebut apa. Tersaji dalam gelas kecil, rasa minuman tersebut seperti jahe namun halus di leher. Kata pemandunya itu adalah minuman awet muda, jadi satu orang dosisnya satu gelas kecil saja, jangan lebih. Tampaknya dia sedang bercanda saat itu, meskipun saya takut mencoba menghabiskan minuman pacar saya saat dia tidak habis dan menawarkannya ke saya. hehehe
Keempat, terdapat toko pakaian serta pernak-pernik di penghujung perjalanan anda. Barang-barang yang ditawarkan berkualitas dan cocok untuk dijadikan cinderamata.
Sekian perjalanan #weekendventure kali ini, jangan lupa selalu melestarikan budaya bangsa kita.



ULEN SENTALUJl Boyong Kaliurang, Sleman Yogyakarta
(Tel. +62 274 895161)
8.30 am – 04.00 pm.
Open Daily on Tuesday trough Sunday,
Closed on Monday
Last admission 30 minutes before close
